Doni Monardo hingga Moeldoko Masuk Bursa Calon Menko Polhukam

Pengamat Politik Karyono Wibowo mengatakan nama sejumlah tokoh seperti Luhut Binsar Pandjaitan, Doni Monardo hingga Moeldoko dinilai patut menjadi pertimbangan presiden untuk menggantikan Wiranto.

Doni Monardo hingga Moeldoko Masuk Bursa Calon Menko Polhukam

Bisnis.com, JAKARTA - Nama-nama calon Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan terus bermunculan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, Minggu (20/10/2019).

Pengamat Politik Karyono Wibowo mengatakan nama sejumlah tokoh seperti Luhut Binsar Pandjaitan, Doni Monardo hingga Moeldoko dinilai patut menjadi pertimbangan presiden untuk menggantikan Wiranto.

"Dalam sejarahnya jarang sekali atau hampir tidak pernah Menko Polhukam menjabat dua periode. Wiranto kan sudah pernah meskipun masih setengah jabatan [periode]," kata Karyono di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).

Meski begitu Wiranto masih berpeluang untuk mempertahankan jabatannya. Dia dinilai cukup teruji menghadapi berbagai situasi politik hukum dan keamanan sejak era Orde Baru hingga sekarang.

Di sisi lain, Luhut Binsar Pandjaitan juga memiliki kemampuan dan pemahaman tentang polhukam. Apalagi Luhut pernah menjabat sebagai Menko Polhukam  pada 2015 - 2016 menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno.

"Atau yang lebih segar seperti Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo. Doni merupakan mantan Danjen Kopassus dan Pangdam III Siliwangi," ujar Karyono.

Mantan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko juga tak boleh luput dari perhitungan. Namanya paling sering dikaitkan sebagai pengganti Wiranto untuk mengurus politik hukum dan keamanan Indonesia.

"[Juga] ada Pak Moeldoko yang sekarang ketua KSP yang layak jadi Menko Polhukam," tutur Karyono.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin, Kabinet Jokowi-Ma'ruf