Siapa Desainer Muda Terbaik Indonesia? Ini Dia Jawabannya

Nippon Paint kembali memberikan kesempatan kepada para arsitek dan desainer interior muda Indonesia untuk magang di beberapa perusahaan terkenal di Indonesia maupun luar negeri, sebagian bagian dari rangkaian penyelenggaraan Asia Young Designer Awards (AYDA).

Siapa Desainer Muda Terbaik Indonesia? Ini Dia Jawabannya

Bisnis.com, JAKARTA - Nippon Paint kembali memberikan kesempatan kepada para arsitek dan desainer interior muda Indonesia untuk magang di beberapa perusahaan terkenal di Indonesia maupun luar negeri, sebagian bagian dari rangkaian penyelenggaraan Asia Young Designer Awards (AYDA).

Penyelenggaraan AYDA tahun ini melibatkan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk yang pertama kalinya. Kerja sama dengan Bekraf ini diharapkan dapat memberikan bimbingan dan energi positif tersendiri bagi industri arsitektur dan desain interior di Indonesia, khususnya bagi para mahasiswa yang menggeluti bidang ini.

CEO Decorative Paints Nippon Indonesia Jon Tan mengatakan bahwa pihaknya berharap dapat menjadi bagian dari peta perjalanan Bekraf dalam mengembangkan potensi industri arsitektur dan desain interior di Indonesia. Adapun perusahaan-perusahaan yang menjadi tempat magang antara lain Airmas Asri, ETHOSpace, Gunasland, Intiland, Santa Fe Interior, Architecture, dan Urban+.

“Harapan besar kami AYDA dapat menjadi medium bagi para peserta untuk berani mendobrak dan berkomitmen mengembangkan dan memperlihatkan ide-ide kreatif mereka, sehingga kelak dapat membantu mengembangkan keahlian dan karir mereka,” ujarnya, Jumat (19/1/2018) malam.

Penganugerahan ini telah diselenggarakan selama 10 tahun oleh Nippon Paint. Setiap tahunnya, penyelenggaraan kompetisi ini selalu berkembang dan menambah jumlah negara pesertanya.

Saat ini, terdapat 15 negara yang ikut dalam proses seleksi ini. Di Indonesia sendiri acara ini pertama kali diadakan pada 2012.

Pemenang dari Indonesia akan dilombakan kembali di tingkat regional. Selain mendapat berbagai kesempatan tersebut, para pemenang juga akan mendapatkan pelatihan khusus yang diberikan oleh para dewan juri yang terdiri dari beberapa arsitek lintas negara.

Jon Tan mengaku para juri optimistis mengenai capaian yang akan didapat oleh para pemenang dari Indonesia di tahap regional nanti. Beberapa desain bahkan disebutnya sangat menarik dan inovatif serta dapat menjadi solusi lewat arsitektur dan desain untuk menangani berbagai masalah lingkungan yang terjadi saat ini.

Ada beberapa kategori pemenang yang diberikan, di antaranya pemenang kategori Gold Winner, Silver Winner, dan Bronze Winner. Selain kategori utama tersebut ada pula kategori lainnya seperti Alumni Choice Awards.

Sebanyak lebih dari 500 karya dari 18 universitas di Indonesia telah mengikuti kompetisi AYDA 2017. Setelah melalui babak seleksi dan penilaian, berikut adalah nama pemenang untuk masing-masing kategori Arsitektur dan Desain Interior:

Kategori Arsitektur

Gold Award - Alfian Reza Almadjid (Universitas Gadjah Mada)

Silver Award - Louis Raymond (Universitas Bina Nusantara)

Bronze Award - Reagan Solihin (Universitas Sumatera Utara)

Kategori Desain Interior

Gold Award - Zulfikli Yuanata (Institut Teknologi Bandung)

Silver Award - Sylvia Agustin Irawan (Universitas Kristen Petra)

Bronze Award - Wilson Wongso (Universitas Bina Nusantara)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
desain